Madrid Bisa Jadi Destinasi Baru Bagi Pogba & Neymar

Diposting pada
Pogba & Neymar

JAKARTA – Hari Minggu (16/6) kemarin, bertempat di dua lokasi berbeda dan dua negara yang juga berbeda, mendadak muncul spekulasi akbar bermakna serupa. Spekulasi yang dimaksud yaitu, adanya kemungkinan dua mega bintang sepakbola Eropa untuk berganti klub pada bursa transfer musim panas 2019.

Di Tokyo – Jepang, Paul Pogba yang notabene penggawa Manchester United (kontrak hingga Juli 2021) dengan gamblang bicara ingin mencari tantangan baru. Beberapa jam kemudian, dari Prancis tersiar kabar bahwa kubu Paris Saint-Germain siap melego bintangnya Neymar jr asalkan datang penawaran yang cocok. Sontak saja, media-media di Eropa bahkan seluruh dunia mulai ramai menebak-nebak kemana Pogba dan Neymar akan berlabuh?



“Saya sudah tiga tahun bersama Manchester. Sejumlah momen hebat terjadi dan begitupun juga dengan momen-momen buruk. Saya rasa ini bisa jadi waktu yang tepat untuk saya merasakan tantangan baru di tempat lain,” jelas Pogba. Pemain asal Prancis itu memang tidak secara spesifik menyebutkan dimana tantangan baru yang ingin dicobanya. Tapi, sudah banyak yang menduga Juventus dan Real Madrid bakal dipilih oleh Pogba.

Jika mencermati lebih seksama pernyataan Pogba di Tokyo tersebut, kata “tantangan baru” bisa menjadi kunci penting. Artinya, Juve boleh jadi agak ditepikan terlebih dulu dari spekulasi calon destinasi Pogba selanjutnya. Hal itu dikarenakan gelandang berusia 26 tahun ini pernah menjalani karier empat musim bersama “Si Nyonya Besar”.

Lalu, bagaimana dengan kans Madrid memboyong Pogba? Nah, yang ini rasanya lebih mendekati kenyataan. Alasan pertama terkait biaya klausul perilisan Pogba yang menyentuh angka sekitar 130 juta Paun (Rp 2,3 triliun). Jelas, tidak banyak tim di muka bumi ini sanggup membayarkan uang semahal itu. Madrid dengan keuntungan dan kekuatan finansial super rasanya termasuk di dalamnya.

Alasan kedua adalah pernyataan Pogba sendiri yang pernah menyebut bahwa Madrid merupakan klub impian. Pogba pun menambahkan bahwa dilatih seorang Zinedine Zidane menjadi dambaan setiap anak dan pesepakbola. Bak gayung bersambut, Zizou (sapaan Zidane) tanpa malu-malu mengakui pintu Madrid akan terbuka menyambut Pogba.

Ketertarikan-ketertarikan tersebut yang rasanya membuat kedua pihak (Pogba dan Madrid) bakal saling mencapai kesepakatan. Tinggal menunggu sikap manajemen MU, khususnya Ole Gunnar Solksjaer selaku pelatih, apakah bersedia melepas Pogba pada musim panas ini? Walau kerap dianggap “biang masalah”, tapi Pogba sesungguhnya adalah aset berharga dengan potensi luar biasa.

Tak berhenti cuma dengan isu Pogba, Madrid juga dihubung-hubungkan sebagai klub baru berikutnya untuk Neymar jr. Seperti dimuat harian L’Equipe bahwa PSG tidak akan menghalangi kepergian Neymar jr asalkan harganya cocok. Memang bukanlah hal aneh bila kubu “Les Parisiens” mulai berpikir melepas striker asal Brasil tersebut.

Grafik performa Neymar jr pada musim 2018/19 tidak semengkilap Cristiano Ronaldo, Lionel Messi atau apalagi Mohammed Salah. Neymar jr lebih sering dihantam badai cedera, kasus serupa membuatnya dicoret tim nasional Brasil dari ajang Copa America 2019. Gara-gara cedera berkelanjutan ini, image sebagai “pesepakbola ringkih” mulai mendekati Neymar.

Di PSG sendiri, peran dan kontribusi Neymar jr sebagai penghasil gol juga mulai tergantikan oleh Kylian Mbappe. Tentu akan lebih tepat, bila PSG memprioritaskan keberadaan Mbappe yang lebih muda, lebih siap dan lebih meyakinkan untuk tetap ada dalam tim.

Apapun itu, Neymar jr tetaplah superstar sepakbola dengan kemampuan mumpuni yang terlanjur menciptakan hype. Dirinya tetap memiliki nilai banderol selangit, bahkan kabarnya melebihi nilai Pogba. Dan lagi-lagi, kalau bicara soal kekuatan uang dalam bursa transfer maka Madrid siap naik ke permukaan.

Jangan lupa bahwa sejak kecil Neymar jr adalah fan “El Real“. Mungkin saja, berlabuh di PSG adalah taktik yang sengaja dibangun penyerang berumur 27 tahun itu. Neymar jr berniat meminimalisir tekanan dicap sebagai pengkhianat oleh fan FC Barcelona, saat nantinya resmi berseragam Madrid.

Sebagai eks penggawa Barca, tentu amat sangat sulit untuk langsung menyeberang ke kubu Madrid. Bukan sesuatu yang mustahil, mengingat ada beberapa pemain tercatat pernah melakukannya, tapi efek “perang” yang timbul setelahnya mustahil dihindari. Neymar jr mungkin sadar akan kemungkinan tersebut dan enggan terburu-buru mengambil resiko.

Yang jelas akan menarik melihat tanggapan kubu Madrid, menyusul spekulasi Pogba dan Neymar. Soal uang rasanya bukan masalah, walau ada kebijakan Financial Fair Play (FFP) yang juga harus disiasati Madrid. Sejauh ini, spotlight perekrutan penggawa anyar “Los Galacticos” mengarah kepada Luka Jovic dan Eden Hazard.

Keduanya datang membawa gairah besar ke Santiago Bernabue, bukan hanya lantaran kualitas dan bakat permainan. Tapi, juga karena Jovic dan Hazard mengakui Madrid sebagai klub impian dan sejak lama ingin bergabung. Nah, baik Pogba dan Neymar kebetulan juga sudah menyeruakan pengakuan serupa kan?