Terintimidasi, Icardi Berencana Tuntut dan Putus Kontrak dengan Inter Milan

Diposting pada
Mauro Icardi

JAKARTA – Situasi gerah dan tidak mengenakan yang dialami Mauro Icardi di FC Internazionale Milan kian menjadi. Kabar terbaru menyebutkan bahwa kapten “I Nerazzurri” ini mengalami intimidasi bahkan terisolir dari timnya. Icardi merasa ada upaya internal untuk memaksanya segera “angkat kaki”.

Hal itu rupanya siap direspon Icardi dengan rencana pengaduan melalui jalur hukum. Bersama Wanda Nara (istri sekaligus agennya), mereka bakal menuntut kubu Inter terkait kasus penindasan yang menimpa Icardi. Seperti dimuat La Reppublica, Icardi bukan hanya melaporkan klubnya itu ke pengadilan melainkan meminta pemutusan kontrak kerja.



Sejak beberapa bulan terakhir, isu penjualan Icardi memang santer terhembus. Kedatangan Antonio Conte sebagai pelatih anyar Inter, tidak lantas mengubah situasi Icardi. Malahan, nama striker asal Argentina ini disebut-sebut tak masuk bagian rencana Inter dan Conte.

Kebetulan pula, Juventus diisukan berminat memboyong Icardi untuk musim depan. Tapi perlu diingat, rivalitas di antara Inter dan Juve membuat spekulasi ini berjalan alot. Kubu Inter rasanya lebih memilih melego Icardi ke luar Italia, ketimbang merelakannya bergabung dengan klub rival kuat lokal.

Sialnya, Icardi seolah memberi isyarat hanya ingin pindah ke Juve atau tetap bertahan di Giuseppe Meazza. Sejak pencopotan ban kapten yang dialami Icardi pada putaran kedua Seri A 2018/19, keberadaanya memang terasa agak menjauh dari tim.

Icardi pun sempat menolak pelatihan dengan skuat Inter, dengan alibi untuk pemulihan cedera lutut. Apapun itu, “I Nerazzurri” perlu waspada bila Icardi jadi menuntut lewat jalur hukum. Sebab bila tuntutannya dimenangkan, Icardi bisa meninggalkan Inter dengan status bebas transfer meski terikat kontrak hingga 2021.