Mustahil Bagi Coutinho Tinggalkan Barcelona Demi Pindah ke MU!

Posted on
Philippe Coutinho (kanan) merayakan gol bersama rekan setimnya, Lionel Messi, dalam sebuah pertandingan FC Barcelona pada musim 2018/19.

JAKARTA – Sejumlah kalangan menilai perekrutan Philippe Coutinho oleh FC Barcelona (dari Liverpool) sebagai transfer gagal. Dan berhubung saat ini Barca kedatangkan dua nama baru di lini serangnya, Coutinho diprediksi bakal dikorbankan.

Bergabungnya Frankie de Jong dan Antoine Griezmann disinyalir membuat keberadaan Coutinho tak lagi diperlukan Barcelona. Apalagi, klub asuhan Ernesto Valverde tersebut juga masih dihubung-hubungkan dengan rencana pemulangan Neymar Jr.



Oleh sebab itu, Valverde butuh ruang untuk mengakomodir “senjata-senjata” baru di lini serang Barcelona. Salah-satu caranya dengan melepas para penggawa lama, terlebih yang minim kontribusi seperti Coutinho.

Sejak beberapa bulan terakhir, nama Coutinho digosipkan amat diminati oleh Manchester United (MU). Pelatih “The Red Devils“, Ole Gunnar Solskjaer, dikabarkan kepincut permainan gelandang serang asal Brasil itu.

Solskjaer tampaknya berencana menjadikan Coutinho sebagai “otak serangan” baru dalam permainan MU. Hal yang wajar, mengingat Juan Mata mulai dimakan usia dan Paul Pogba masih terus meminta dijual.

Namun sayang, minat tinggi MU kepada Coutinho harus bertepuk sebelah tangan pada saat ini. Kondisi tersebut terjadi menyusul pernyataan Kia Joorabchian saat diwawancarai talkSPORT.

“MU adalah satu klub yang hebat dan saya menghormati mereka. Tapi, langkah transfer ini adalah sesuatu yang mendekati kemustahilan,” kata agen Coutinho tersebut.

Joorabchian menyebut masa lalu Coutinho yang sempat lima tahun berseragam Liverpool menjadi alasan utamanya. “Dia memiliki ikatan luar biasa dengan “The Reds“. Akan sangat sulit bagi Coutinho bermain untuk salah satu klub rival Liverpool,” ujar Joorabchian.

Kia Joorabchian (kiri) terlihat sedang berdiskusi dengan salah satu pesepak bola yang menjadi kliennya, Philippe Coutinho.

Meski sudah setahun pergi dari Anfield, Joorabchian menyebut hati maupun afinitas Coutinho terkunci di sana. Lagipula, Joorabchian membantah tudingan terkait Barca yang tidak lagi butuh jasa Coutinho.

“Saya telah berbicara dengan Josep Bartomeu (presiden Barcelona) dan dia memastikan tidak ingin Coutinho pergi. Masa depan klien saya ada di Barca,” kata Joorabchian.

Lebih lanjut, Joorabchian memastikan bahwa Coutinho sendiri merasa bahagia berkarier di Barcelona. Meski belum sepenuhnya berjalan mulus dan sesuai harapan, toh Coutinho tetap mencicipi nikmatnya meraih gelar.

“Di sepak bola, ada kalanya seorang pemain merasa sedikit tidak nyaman dengan tempat barunya. Atau terkadang, klub yang merasa agak tidak cocok dengan si pemain bersangkutan,” Joorabchian memaparkan.

Satu hal yang pasti, Joorabchian siap mengambil langkah serius bila direksi Barcelona memang sungguh-sungguh berniat menjual Coutinho. “Kami akan memutuskan yang terbaik untuk (karier) Coutinho. Hanya saja sampai sekarang, semuanya berjalan baik-baik saja,” kata Joorabchian.